Kegiatan

Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Kabupaten Labuhanbatu Melalui Program-Program Strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Sistem inovasi daerah (SIDa) merupakan amanat dari peraturan bersama menteri riset teknologi dan menteri dalam negeri republik indonesia nomor 3 dan nomor 36 tahun 2012 tentang penguatan sistem inovasi daerah, yang menyebutkan bahwa dalam rangka peningkatan kapasitas pemerintahan daerah, daya saing Daerah, diperlukan penguatan sistem inovasi daerah secara terarah dan berkesinambungan. Dalam rangka menyamakan persepsi dan pemahaman tentang sistem inovasi daerah (SIDa) perlu dilakukan grup diskusi terfokus (FGD) dengan seluruh pemangku kepentingan baik dari akademisi, pelaku usaha, pemerintah, komunitas dan media massa.

Sebagaimana kita ketahui bersama, inovasi dalam berbagai aspek pembangunan sudah menjadi sebuah keharusan untuk dilaksanakan. Saat ini inovasi dan kreatifitas menjadi salah satu kunci dari keberhasilan dalam pembangunan namun inovasi dan kreatifitas tersebut harus ditunjang dengan sistem kekayaan intelektual yang baik. Penguatan sistem  inovasi daerah merupakan salah satu pendekatan yang kita gunakan untuk mempercepat dan meningkatkan  kualitas pencapaian target-target pembangunan kabupaten labuhanbatu untuk mewujudkan visi pemerintah kabupaten labuhanbatu, yakni : ”satu tekad bersama rakyat menuju sejahtera 2020, Labuhanbatu semakin hebat lebih berdaya 2025” sebagaimana tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (rpjmd) 2016-2021.

Dalam melaksanakan penguatan  sistem  inovasi ini diperlukan adanya komitmen, konsistensi, dan kesungguhan dari seluruh jajaran birokrasi dan lembaga legislatif kabupaten labuhanbatu. Roadmap sistem inovasi daerah ini harus dijadikan acuan bagi koordinasi dan pelaksanaan pembangunan kabupaten labuhanbatu, karena isi dari roadmap sistem inovasi daerah ini seyogianya merupakan bagian tidak terpisahkan dari rpjmd 2016-2021. Program dan kegiatan yang ada di dalam roadmap ini harus dilaksanakan secara optimal dan konsisten oleh seluruh organisasi perangkat daerah.

Inovasi dapat kita artikan sebagai kegiatan penelitian, pengembangan, penerapan, pengkajian, perekayasaan, dan pengoperasian (yang selanjutnya disebut kelitbangan yang bertujuan mengembangkan) penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses produksi, sedangkan inovasi daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah sehingga sistem inovasi daerah (sida) dapat diartikan sebagai keseluruhan proses dalam satu sistem untuk menumbuhkembangkan inovasi yang dilakukan antar institusi pemerintah, pemerintahan daerah, lembaga kelitbangan, lembaga pendidikan, lembaga penunjang inovasi, dunia usaha, dan masyarakat di daerah.

“Saya berharap, Sistem Inovasi Daerah (SIDa) kabupaten Labuhanbatu dapat berfungsi secara optimal untuk menuju kabupaten Labuhanbatu yang sejahtera, hebat dan dan berdaya saing, untuk itu saya mengajak kita sekalian untuk memanfaatkan acara ini dengan sebaik-baiknya untuk percepatan pembangunan melalui program-program prioritas yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, ” kata Plt Bupati Labuhanbatu.

Pembukaan acara Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Kabupaten Labuhanbatu Melalui Program-Program Strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut turut dihadiri Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih, SH, MM, Kepala Balitbang Hobol Zulkifli Rangkuti, S.Sos, Staf Ahli, kepala OPD, Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Tenaga Ahli dari Universitas Sumatera Utara, Para Akademis di Kabupaten Labuhanbatu serta Para Pelaku Usaha.