Kegiatan

Koordinasi Rencana Pelaksanaan Kegiatan Kelitbangan Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Labuhanbatu ke Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Utara

Alih fungsi lahan pertanian tanaman pangan khususnya padi menjadi tanaman perkebunan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi stabilitas ketahanan pangan di tanah air termasuk dalam hal ini di Kabupaten Labuhanbatu.  Diperlukan perhatian dari pemerintah dan komitmen dari petani agar lahan pertanian tanaman padi tetap lestari demi menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah untuk mendukung ketahanan pangan Provinsi dan Nasional.. Untuk mengetahui keberadaan lahan pertanian tanaman pangan khususnya sawah tadah hujan serta upaya-upaya apa saja yang dapat dilakukan agar lahan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Labuhanbatu dapat lestari maka perlu dilakukan pengkajian dengan topik “Upaya Mempertahankan Keberadaan Lahan Sawah Dalam Rangka Menjaga Stabilitas Ketahanan Pangan Di Kabupaten Labuhanbatu”.

Topik pengkajian tersebut dikoordinasikan oleh Bidang Ekonomi dan Pembangunan Balitbang Kabupaten Labuhanbatu ke BPTP yang diterima oleh Bapak Musfal, SP, MP (Peneliti Ahli Tanaman Padi) dan Bapak Moral Abadi Girsang SP, MP (Peneliti Ahli Survey & Sosial Ekonomi Pertanian), mendapatkan respon yang positif sebagaimana disampaikan oleh Bapak Musfal, SP, MP bahwa sesungguhnya saat ini pertanian tanaman padi dengan penerapan inovasi teknologi memberikan hasil yang signifikan terhadap peningkatan produksi dan pendapatan petani padi. Hal ini sebagaimana yang telah diujicobakan oleh BPTP di Kabupaten Serdang Bedagai dengan produktifitas mencapai 8 – 10,5 Ton/Ha.

Dalam pengkajian yang akan dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Labuhanbatu Bapak Moral Abadi Girsang SP, MP memberikan arahan terkait dengan langkah-langkah pelaksanaan survey serta analisis usaha tani tanaman padi dan tanaman perkebunan sebagai pembanding dan masukan bagi petani padi agar tetap mempertahankan lahan sawah yang dimilikinya sehingga lahan sawah di Kabupaten Labuhanbatu tetap dapat dipertahankan dan tidak dialihfungsikan menjadi lahan perkebunan.

Dalam koordinasi ini Bidang Ekonomi dan Pembangunan dalam rangka menindaklanjuti Kesepakatan Kerjasama (MoU) yang telah ditandatangani antara  Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Labuhanbatu dan BPTP dalam membangun sektor pertanian yang inovatif dan berdaya saing di Kabupaten Labuhanbatu juga membahas terkait dengan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2019 diantaranya Demfarm budidaya tanaman padi inovasi teknologi “Largo Super” di lahan kering & lahan tadah hujan, pelepasan varietas kelapa dan tanaman nenas serta demplot tanaman lainnya yang potensial di kembangkan di Kabupaten Labuhanbatu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.